Selasa, Maret 08, 2011

Cinta : Ketika Ditelikung

Suatu sore, di sebuah resto sushi di pusat perbelanjaan di Kota Bandung. Hari Sabtu. Belum waktunya makan malam, tapi kami berempat memang butuh bicara. Gue dan 3 orang kawan. Tidak penting namanya, apalagi nama pembantunya. Mari kita sebut dengan inisial abjad saja. Gue, A, B, dan C. Seandainya ada D, E dan K, mungkin kami masuk ke nama multivitamin.

A, adalah seorang wanita, umur 30-an awal. Orang yang paling dewasa diantara kami, yang pernah gagal dalam percintaan, tapi selalu optimis bahwa akan ada laki-laki yang tepat untuk dia. Dia suka laki-laki lebih muda, tapi dia jelas bukan Yuni Shara.

B, adalah seorang laki-laki, umur 20-an akhir. Orang yang cukup bisa diandalkan ketika kami sedang kesusahan, terutama ketika masalah air mati. Tidak, dia bukan tukang ledeng, tapi walaupun dia mampu untuk itu, dia lebih suka kerja di Bank. Keren katanya, ketika awal masuk. Setahun kemudian, ketika gue tanya tentang pekerjaan, dia bilang ke gue 'ANJING". Singkat, tapi dalam maknanya.

C, adalah seorang wanita, umur 20an akhir. Mungkin orang yang paling depresi diantara kami. Badannya sintal, wajahnya cukup menarik. Berat badannya cukup proporsional dengan ukuran paha kiri 2 kali lipat paha kanannya. Dia mabuk cinta, minum sari cinta terlalu banyak, lalu jackpot. Kali ini dia terlalu kelewatan memaknai cinta.

Jelas sekali, karena C, maka kami berkumpul disini.

Singkatnya, C adalah wanita yang percaya bahwa cinta itu menyenangkan dan tidak ada keraguan didalamnya. Seperti kebanyakan wanita, maka dia jatuh cinta. Kepada seorang laki-laki ; olahragawan, macho, dada bidang, tinggi, dan yang paling penting, laki-laki itu tidak suka Teletubies (oke, ga penting). Seberapa dalam cintanya, itu juga ga penting. C akan selalu mau ketika laki-laki macho itu membawanya. C dan si macho terpisah cinta LDR : Bandung-Jakarta

B, dia mungkin orang yang belum pernah merasakan cinta sejati. Dia punya koleksi poster Nicky Astria dikamarnya dan dia selalu bilang "Gue ditakdirkan untuk jadi suaminya". Ketika gue nunjukin foto Bp SBY di sebuah gedung, dia bilang "Suatu saat, gue akan jadi menantunya.". Yak, makan tuh anak-anak cowok Bp SBY.

B selalu bilang kepada C untuk berhati-hati memilih pendamping. Bukan hanya masalah tampang dan body, tapi pendamping itu lebih kepada soal kasih sayang dan saling berbagi. B selalu bilang, laki-laki macho itu tidak benar, tidak bisa dipercaya, banyak menyembunyikan sesuatu dan segala hal yang buruk. B selalau bilang, C sudah seharusnya meninggalkan laki-laki macho itu.

A? Tidak, dia tidak pernah memberi saran. Dia mungkin berpikir C sudah mengerti dan dewasa bagaimana menjalani hidup. Maka dia membiarkan C memilih jalan hidupnya dan A akhirnya memilih untuk bertapa mencari petunjuk membuat dadar gulung yang enak.

Hari demi hari berlalu, bulan demi bulan berjalan, gerobak es walls berkeliaran tanpa satupun yang menyediakan Magnum. Susah bener carinya.

Okey, C makin lama makin jatuh cinta, sementara seperti kata B, sepertinya memang ada yang disembunyikan oleh si lelaki macho itu.

Seperti kata pepatah, "Ikan tongkol busuk dibungkus alumunium foilpun, pasti akan tercium busuknya". Yes, keburukan tak selamanya bisa disembunyikan rapat-rapat. Yang busuk pasti tercium busuk, yang bau silakan pakai deodoran.

Si lelaki macho ternyata, sudah beristrikan wanita lain. Si Istri sudah hamil beberapa bulan.

C shock, dia menangis sejadi-jadinya. Dia keluar dari rumah, membawa lari sedan putihnya menuju rumah B yang sekiranya dapat meredakan kesedihannya. Dia belum mandi, pokoknya yang penting dandan. Sempet mogok dijalan, sampe minta bantu orang. Koplingnya rusak ternyata. Susah dibenerin. Manggil montir. Eh, sebelum montir datang, mobil udah bisa jalan. Percuma deh beli es cendol buat nungguin. Akhirnya dia sebel. Dia marah. Dia lupa soal putus cintanya. Es cendolnya ditelen dalam sekali tegukan.

Akhirnya, gara-gara itu dia mengajak Gue, A dan B untuk nongkrong. Untuk mengobati karena beli udah beli es cendol tapi ga bisa nikmatin lama, akhirnya kita makan sushi sampai kenyang.

Semoga cerita ga penting ini, menjadi bahan renungan kita semua :
  1. Yang namanya hubungan cinta itu, memang lebih baik meminimalisir rahasia untuk kepentingan berdua
  2. Jatuh cinta itu indah, menyakiti cinta itu perih. Jangan pernah menyakiti cinta, kalau memang sudah ga cinta, putus baik-baik ya
  3. Es cendol itu enak dinikmati pelan-pelan, jangan dalam sekali tegukan. Awas keselek.

10 komentar:

Anonim mengatakan...

Menanti episode selanjutnya, still with sushi or ..?

Anonim mengatakan...

Sy pria B itu, sedikit koreksi dr posting beliau (*dibaca "kampret") pertama, d kamar sy ga ada poster niki astria, yg ada hanya fatur javajive dan morgan sma*sh! Kedua, sy benci toko d mall yg memiliki alat EDC (alat pembayaran elektronik) yg dipajang tp gabisa d pakai, ketiga, sy memang pria yg bs diandalkan spt yg beliau bilang..ayo para wanita, pilihkah sy sbg pasanganmu.. (Sedikit promosi colongan)
Dan bicara cinta dlm kasus ini,cinta itu murah tapi TIDAK murahan..semua org berhak mendapatkan cinta, tetapi tdk MURAHAN (*gampangan)..intinya, bwt tman sy si C ini yg ukuran paha kanan 2x paha kiri, klise sy cm mengingatkan bahwa keadaan jgn membutakan logika, jgn terlalu menyunjung 'perasaan' krn setiap org punya 'perasaan' dan itu relatif berbeda, masih bnyk sushi2 lain d pasaran..okay!!!
Terakhir: buat KARTU KREDIT nya kaka?

Anonim mengatakan...

Gw wanita C, koreksi UTAMA adalah paha kiri gw tidak 2X lipat lebih besar dr paha kanan NYET!!
Dan deskripsi fisik lu ttg pria macho itu terlalu 'Berlebihan' *jd curiga nih* Ok, case closed dgn clue utama 'HDL' eeerrr..
Tapi tu cowok sama sekali ga ngerasa bersalah, SH*T!! *maaf curcol*

Anonim mengatakan...

Satu lagi, kayanya si A itu lbh tepat klo suka pria mature drpd brondong, apalagi brondong manis, ga tipe banget.

Anonim mengatakan...

Pria B adalah pria masakini yg di sukai pria dan dipakai wanita!

Wanita C memiliki paha yg ukurannya sama yaitu 2x kali lebar paha kiri pemiliknya!

Wanita A adalah mantan raper yg sekolah d USA dan skr berkecimpung d genre dangdut!

Dan pemilik blog ini adalah sejenis mamalia yg bs berkembangbiak melalui 2 cara,hermaprodit!

Aca Wahyu Bangkit mengatakan...

Sebagai pemilik blog ini, gue ga nyangka semua pihak yang terlibat baca dan sadar kalau nama merekalah yang tercantum.

Gue akan klarifikasi dikit, tanpa mengubah apapun yang tertulis di tulisan ini

A, okey, memang dia bukan pecinta brondong, tapi asal tau aja, pas kemarin liat Kevin Vierra, dia teriak2 ga jelas. Kalo dia bilang suka cwo mature, boong abis. Dia malah ketakutan pas liat Ki Joko Bodo. Kurang mature apa dia?

B, demi tomat, boong banget dia dicintai wanita. Dia jomblo selama 27 tahun. Ga ada yg perlu gue ceritain selain alis mata kirinya pernah dicangkok gara2 kebakar pas bikin sate

C, secara garis besar, yang gue tulis di blog adalah benar adanya. Pahanya emang gede sebelah

Sekian

suya august mengatakan...

hore mas aca posting lagi...

Anonim mengatakan...

Jadi lu pernah liat paha gw??? *tampar* *timpuk botol kecap*

-Wanita C-

Biarkan saya Benar dalam bersikap mengatakan...

Sumpah..
Ini pada berantem apa maksudnya. (ketawa cekikikan ampe ingus meler)
Cukup menghibur disaat badan gw kurang fit, kepengen nangis juga gak mungkin..

Salam kenal all.

Atalya Ticoalu mengatakan...

Bingung harus sedih atau ketawa baca cerita ini. Keep up the good work ya :) Salam kenal!