Selasa, Januari 22, 2008

AIDS

Gue nulis ini soalnya tiba2 gue inget temen gue yang lagi menderita diluar sana
semoga cepet baik...
Waktu Hari AIDS (Akibat Intim Dengan Siamang) tahun kemarin, gue dapat setangkai mawar dari mbak-mbak manis berbaju merah penggemarnya Ian Kasela (pake kaca item gede gitu sih). Sebagai bentuk kepedulian akan bahaya AIDS, katanya, waktu gue tanya kenapa diberi mawar merah.

Wajar donk gue nanya, nggak ada hubungannya gitu lho.

Apa hubungannya coba Hari AIDS sama mawar merah? Lagipula di brosur yang gue dapat, nggak disebut-sebut tuh mawar merah sebagai pencegah bahayanya AIDS, ada juga himbauan untuk nggak melakukan seks bebas (dengan kuda ato kebo, misalnya), tapi diikuti himbauan lain untuk selalu menggunakan kondom saat berhubungan –dan gue pikir ini berarti malah menghalalkan seks bebas bukan? Ataukah mungkin yang buat brosur lupa nyantumin kata-kata penting tentang mawar? Misalnya kalo mawar itu adalah obat bagi penderita AIDS. Tinggal colokin aja mawarnya ke mata…eng-ing-eng…sembuhlah sang penderita dari AIDS. Sembuh total alias meninggal.

Setiap kali Hari AIDS sedunia tiba, gue selalu inget kata-kata guru SD gue dulu pas pelajaran IPA. Kata beliau, AIDS pertama kali ditemukan di Afrika, dan ditemukan didalam tubuh seekor kambing (ini kata guru gue lho). Nah, yang bikin gue heran, kenapa virus yang semula ada pada kambing, kok bisa-bisanya menjangkiti manusia? Sampai sekarang cuma ada satu dugaan di dengkul gue : orang gebleg kawin sama kambing AIDS.
Yah, memang terdengar tolol, tapi kalo yang dikatakan guru SD gue itu bener, ya memang itu satu-satunya alasan paling logis kenapa AIDS menyebar ke manusia. Tapi ada satu lagi pertanyaan yang terpendam dalam hidup gue. Gimana hasil persilangan antara manusia dengan kambing?

AIDS harus disadari sebagai momok menakutkan yang mampu merenggut nyawa secara perlahan. Orang yang menderita AIDS akan mengalami penurunan kekebalan tubuh. Ketika satu penyakit mendera, penderita AIDS akan sulit untuk sembuh, kemudian akan mengalami komplikasi, dengan munculnya penyakit lain, dan akhirnya meninggal secara tragis.
Coba bayangin kalo seorang penderita AIDS menderita panu. Meski diminumin Kalpanax 400 botol, panu ini susah sembuhnya. Dalam seminggu, penyakit bertambah menjadi kurap di pantat. Lalu seminggu setelahnya muncul kadas di pipi. Seminggu kemudian, akan muncul kutu air di kaki. Sebulan setelahnya, otak penderita AIDS akan tumbuh jamur payung. Jamur ini akan tumbuh menembus tengkorak kepalanya dan bermutasi menjadi pohon beringin. Nggak sampai setahun, penderita akan meninggal kegedean kepala.

Mengerikan.

Sodara-sodaraku sebangsa dan setanah liat, janganlah sekali-kali berdekatan dengan virus mematikan ini.

Gue pernah baca di suatu artikel, AIDS menduduki peringkat pertama penyakit infeksi paling mematikan di dunia. Lebih kurang 2 juta orang meninggal tiap tahunnya akibat penyakit ini. Nggak heran begitu banyak kampanye perang terhadap AIDS, untuk menyadarkan kepada penduduk betapa bahayanya virus ini
So...jauhi AIDS mulai dari sekarang

6 komentar:

NeZ♡ mengatakan...

yeee nomor satu

kok hayalan lu soal efek samping kalpanax meng-WAW-kan sekali yah
hahhaa
mutasi jd puun beringin..haha
sampe ngakak g..haha

ajenkajenk mengatakan...

wah..nez..kayak gak tau aja

si aca kan emg deket ama yg namanya panu2an hahaha...

makanya lancar banget ngomongin calpanax hohohoho...

duo...di fs bentar lg ultah nih..makan..makan..

yaye mengatakan...

iya ya...
apa hubungannya mawar merah ama Aids??

Unee.Adisti mengatakan...

Yah,makanya itu,ca... Hubungan lo ama kambing itu jangan diterusin. Gak enak ama guru lo. Masa murid-guru,saingan dapetin kambing.

betewe...
saia klik " tampan " lho..di vote2an lo itu...

Dapet mawar merah gak ?..
HAHAAHHAH !!

d Drama Queen mengatakan...

Bener juga ya? Cerdas lo, Ca...

bow, itu ada juga ya mengklik supertampan ???

jemiro mengatakan...

ga kerasa sudah hari aids sedunia lagi, pada dasarnya, hari ini adalah hari dimana kita memberi semangat kepada mereka yng terkena AIDS, semoga mereka dan kita lebih mengerti arti hidup