Kamis, April 02, 2009

Elite Bener Penyakit Gue

Kondisi badan gue drop lagi.

Ga karuan rasanya. Udah 5 hari gue terkapar menderita dengan segala erangan penuh kesakitan. Gue kena penyakit paraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah banget. Jerawat.

Ngaco!!

Serius, selama 5 hari terakhir gue merasa dalam kondisi yang tidak bisa bekerja secara baik dan benar. Perut gue, tepatnya dibagian bawah ulu hati terasa nyeri sangat. Ditambah komplikasi mencret dan badan lemas. Sampai akhirnya, kemaren gue terpaksa mengunjungi Rumah Sakit.

Yah, kemaren, setelah jam kantor, gue periksa. Ditemeni Suryadi, temen kerja sekaligus temen kos yang begitu setia menemani kemanapun gue pergi dengan motor BMW (Bebek Merah Warnanya), motor keramat. Yah, dia sangat setia kawan. Apalagi mengingat dia adalah pemuda perjaka asal Banyuwangi yang baru sekali menginjak kota Bandung, dan ga punya kendaraan, jadilah dia, bagai ikan dan kotoran, selalu mengikuti kemana gue pergi.

Diatas motor, kita berpelukan. Erat. Menggigil kedinginan. Gue yang sering berada dalam posisi mengendarai, sering sekali merasakan ‘ada sesuatu menyodok bagian belakang tubuh gue’.

Romansa penuh kehomoan ternyata ga pernah lepas dari gue. Hueeeh…

Eh, back to topic guys.

Sebagai seorang pegawai bank besar, gue dapat keuntungan asuransi kesehatan. So, gue dapat keringanan (bahkan gratis) buat periksa di Rumah Sakit rujukan yang ditunjuk oleh perusahaan. Wew, yah lumayan buat ngirit gaji toh. Yang perlu dicatat, kami berdua adalah orang yang sangat awam dengan kota Bandung. Kemanapun kami pergi, selalu ditemani peta. Bayangkan, disetiap lampu merah, kita selalu buka peta lebar-lebar. Kemudian dengan penuh keluguan, Suryadi berteriak dengan logat Jawa Timurnya “Waduh rek!! Kita kesasar lagiiiii!! Ini dimana!??”

Dan gue dengan penuh amarah, hanya bisa merintih kesakitan “…Mati gue.Bakal mencret dicelana…”

Ini sempat membuat para pengguna jalan terlena. Mungkin mereka berpikir “Kenapa ada tukang sate teriak-teriak di jalan?”

Yah, sempet beberapa kali nyasar, akhirnya gue sampai di sebuah Rumah Sakit. Well, hati gue terasa lega. Akhirnya gue bakal nemuin dokter yang tepat untuk menyembuhkan penyakit gue. Namun, pikiran itu terlintas hanya sesaat. Detik selanjutnya gue mengumpat ketika membaca papan Rumah Sakit. Tertulis gede-gede “RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK HERMINA : MELAYANI PERSALINAN”

“Anjrit!! Persalinan!? Sur, gue mah mencret doang, bukan mau ngelahirin!!”

“Oh, yah…kayaknya si ada dokter umumnya Ca, kalo ndak ada yo wis, cari RS lain lah…”

“………….Masa gue bakal di USG gara-gara mencret??”

Meskipun, pada akhirnya, semua kekhawatiran gue sirna. Ternyata, ada juga dokter umumnya.

Gue dicek tensi. Normal. Terus pake stetoskop. Ditenmpelin di perut. Perut gue ditekan-tekan. Dipukul-pukul dikit. Dokternya bingung. Dia bilang “Rambut di perutmu seperti hutan…”

Bukan!!

Dia bilang “Hmmm, kayaknya perlu tes lab”

Gue dibawa ke lab. Ternyata cuma diambil sampel darah doang.

Nunggu bentar, sampai hasilnya keluar. Kata dokternya sih, hasil cek darah gue semuanya bagus. So, diagnosa DB atau tipus yang pernah dikeluarkan Suryadi sirna. Gue lega.

Gue tanya ke dokter “Terus, saya sakit apa ya dok?”

“Hmmm, yah, lambung anda banyak terisi oleh enzim. Gampangnya, kelebihan enzim. Jadi kadang ada suara grucuk-grucuk di lambung kan?”

“Ha?” gue ga mudeng

“Yah, secara lebih gampangnya, ini yang dinamakan KEMBUNG. Dan anda juga menderita MENCRET.”

“Oh! KEMBUNG?....dan MENCRET?”

Man, gue jauh-jauh ke Rumah Sakit dengan kekahwatiran penuh. Was-was kalo kena DB atau Tipus. Lha ternyata malah kena KEMBUNG…dan MENCRET.

Sekalian gue tanya aja "Dok, bisakah KEMBUNG membuat saya terbunuh!??" Umur saya tinggal berapa windu lagi neeeeh???"

Kenapa harus KEMBUNG dan MENCRET si!??

Iyah, elite bener penyakit gue!!

Gue beranjak menuju tempat pengambilan obat. Mbak yang melayani gue ramah. Dia bicara dengan lemah lembut. Penuh senyum. Berbicara layaknya gue adalah orang yang memang harus dihormati meskipun gue sedang menderita mencret. Dia bilang dengan pelan ditengah antrian para pencari obat, “Mas, ini obat untuk lambungnya, diminum 2 kali sehari yah.”

Gue jawab pelan “Iyah…”

Kemudian dia bilang lagi, “Nah, untuk mencretnya, 3 kali sehari 2 tablet yah..”

“Iya”, kata gue

Eh, dia bilang lagi dengan nada aga keras “Inget lho Mas, OBAT MENCRETNYA 3 KALI SEHARI.YAH?”

Pengantre disebelah gue ketawa…

Anjrit…

Kali ini dengan nada pasrah, gue bilang “Iya…”

Heh, untung de, berkat obat yang diberikan sama dokter, sekarang gue udah lebih baikan. Gue mulai pulih dari diare.

Heh, syukurlah! On fire ni buat kerja lagi.

Huooooooh!!!

23 komentar:

Fenty mengatakan...

Ca, kamu tinggal di mana aja penyakitnya kok tetep sama sih ?? Wonders kalo suatu saat kamu tinggal di luar negeri, hahahaha ...

rayearth2601 mengatakan...

semoga cepat sembuh bos

koko mengatakan...

mas aca kok sering banget sakit yah!!!! ato kebalik penyakitnya sakit gara gara mas aca. hehehe

semoga cepet sembuh n g sakit lagi. oke
jaga kesehatanya

Anonim mengatakan...

Aca Zhorooooxxxxx...

Shinta Ayuningtyas mengatakan...

mas aca sabar yaa. semoga ga lagilagi deh. hehe.

tadinya, ada obat yang lebih ampuh. coba minum kalpanax, sembuh dalam sehari.

hehe boong deng. itu kan obat panu ;)

ajenkajenk mengatakan...

wakakakakakakakak...

gak perlu keliling cari RS donk harusnya soalnya yg lo butuhin sebenernya WESE! wakakakakakakak..

aca...aca...

fiqel mengatakan...

sukurin.
eh tp kmrn2 gw mencret2 jg nih.
jgn2 gara2 cuaca bandung.
*nyalah2in yg ngga2*

Antaresa mengatakan...

waaa... itu sih lu nya aja kali kebanyakan makan sambel terasi...

Anonim mengatakan...

Makan enak di Bandung:
Lomie Imam Bonjol (Belakang RS. Borromeus, kalo dari Riau, naik aja angkot Kalapa-Dago yg mau ke Dago, ntar turun depan RS Borromeus, trs jalan deh ke belakang)
Bakso Belakang BIP (Ngonaaah bgt gilaaaa!!! pas di depan kantor militer yang apa pula namanya itu! belakang BIP perisi. kalo dari Riau Junction tinggal jalan lurus ke arah hotel Santika)
Mie Madtari (di belakang BCA Dago-Cikapayang tiap malem)
Ini aja info-nya.
Thx udah menghibur gw, waktu gw di Semarang dulu. Itung2 bales budi karena sekarang gantian lo yg di kota gue. cepet sembuh...

simplyadorableme mengatakan...

bang aca lagi di bandung??
muahaha..kopdar yo kopdar~
hehe..

cepet sembuh yaaa~
:)

LifEnjoyer mengatakan...

Cepet sembuh aja deh... emang bener2 "elit" penyakitnya, kembung. Komplikasi sama penyakit "dipermalukan suster", wakakakaka...

BlackPhoenix mengatakan...

KK, KK......


penyakit yang lain kek..
yang elite bener - bener elite....



minum alkohol campur abu rokokk ma combantrin 1x seminggu ya kak...




mari...

Anonim mengatakan...

cha, kamu di kerja bank depan riau ya?

diana bochiel mengatakan...

hhaahahahhahaha bodoooh RS bersalin emang pas buat lo....
lo kan gembul toooh??sapa tau di perut lo ada janin onta??

nyahahahaa.....ehh update dongs..
tus maen lah ke blog gw.curang ahh

tyo gonggong mengatakan...

yah...itu namanya maag pak!!
makan sembarangan sech, ud gue bilangin kalo makan sampah tuh nggak sehat!
BANDEL SECH!

eCHo CoLaTE mengatakan...

met cembuh bang

Zippy mengatakan...

wkekekekke, kok dari dulu sakit'x sama sih...
Ganti donk bro, wkekekke... :D

Ratu Kencono Wungu mengatakan...

ualah...........

you're so crazy boy

wekekekek

gokil....gokil....

diana bochiel mengatakan...

UPDATEEEEEEEEEEEE ITEEEM...EHEHEHE

Tolush mengatakan...

Hi…



Ada info penting banget nih.. Tahun ini Jawaban.Com kembali mengadakan event gede-gedean untuk Para Bloger Kristen, yaitu Christian Indonesian Blogger Festival 2009 (CIBfest 2009). CIBfest kali ini bertema "Menjadi Jawaban Melalui Kreativitas Yang Berdampak". Ada hadiah berupa uang tunai Rp. 15 Juta Rupiah untuk 3 orang pemenang.Pastikan kamu ikutan juga Writing Competitionnya, siapa tahu hasil tulisan kamu terpilih untuk dibukukan! Yupz, Jawaban.Com bekerjasama dengan PT. Elex Media Komputindo akan menerbitkan buku kumpulan karya finalis CIBfest. Kamu ingin ikut terlibat dalam event ini? Caranya gampang dan Gratis!!! Ayo buruan daftar!! Pendaftaran terakhir tgl 30 Agustus 2009 loh.. Jadi log on langsung ke www.cibfest.jawaban.com



Di tunggu yaaa….. God Bless…

lia mengatakan...

ceritany lucu..salam kenal...,

Anonim mengatakan...

403 4
478 4
630 3
46 0
33 6
259 5
206 1
272 2

Anonim mengatakan...

658 1
776 0
275 5
647 8
55 2
557 8
515 8
469 2