Selasa, Mei 27, 2008

Kenapa penyesalan selalu datang terlambat?

Mungkin, sisi lain dari diri gue memang telah mati...
Tak bersisa...
Tak berjejak...
Meskipun setapak...
Mati....


Kenapa, untuk sekali saja, gue gak pernah bisa bertanya dengan benar?

Kenapa selalu gue yang salah?

....

Kenapa penyesalan selalu datang terlambat?

....

Dan...

Kenapa maaf saja, tak akan pernah cukup untuk semuanya?

9 komentar:

aDyA mengatakan...

Ca,,
what happened aya naon?
ada yg bisa ku bantu ga?

*kuatir*

R . 3 . n . D . r . 4 mengatakan...

waduh si aca, mellow aje..

kenapa ca?? kan diriku tidak meninggalkan dirimu disini..

*jijik mode : on*

diana bochiel mengatakan...

kenapa ca?

c h a b l i n a mengatakan...

Hmm...

Yang namanya sesal memang selalu datang terlambat, karena sesal itu muncul dari apa yang kita perbuat.

Kita cuma bisa berusaha memperbaiki yang terlanjur "rusak" atau "salah".

Good Luck!

c h a b l i n a mengatakan...

Eeeh...

Ternyata gw bijak juga yaah...

f.i.q.e.l mengatakan...

caa.
knp caa?
jgn mati,caa.

Raka - "Sunny" mengatakan...

Nopo to ca?

neko luthu mengatakan...

mas aca knapa??????
qo jadi bgini???

rizka mengatakan...

Tak perlu bertanya lah, ca.. Jawabannya tu simpel : because that's the way life is..
(hwejiaaan.. =)